Skip to main content

Diduga Lakukan Pengroyokan, Polres Banjarnegara Tetapkan Tiga Tukang Parkir Jadi Tersangka



Banjarnegara – Polres Banjarnegara telah mengungkap kasus dugaan ti


ndak pidana pengroyokan yang terjadi di Jalan Komplek Pasar Kota Banjarnegara, Kelurahan Krandegan Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, pada terjadi pada Minggu, 16 Maret 2025 sekira pukul 02.45 WIB.

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM melalui Wakapolres Banjarnegara Kompol Handoyo S.H mengatakan, bahwa pengroyokan dilakukan oleh tiga orang tersangka, mereka merupakan tukang parkir yakni berinsial AN (36) warga Kelurahan Kalibenda Kecamatan Sigaluh, AI (33) warga Kelurahan Ampelsari Kecamatan Banjarnegara dan MW (40) warga Kelurahan Krandegan Kecamatan Banjarnegara Kabupaten Banjarnegara, namun saat ini ia masih DPO, adapun korban yakni KN (20) warga Kelurahan Argasoka Kecamatan Banjarnegara Kabupaten Banjarnegara.

"Motif penyebab pelaku melakukan kekerasan fisik karena korban dianggap melakukan parkir sembarangan dan jarang bayar parkir namun dibilangin malah nantang berkelahi," katanya saat konferensi pers di Mapolres Banjarnegara, Senin (19/5/2025).

Ia mengungkapkan, kronologi kejadian awalnya pada Minggu, 16 Maret 2025 Sekira pukul 02.30 WIB Korban mengantarkan dagangan milik orang tuanya warga Kelurahan Argasoka Kecamatan Banjarnegara Kabupaten Banjarnegara di Pasar Induk Banjarnegara. 

"Kemudian sekitar pukul 02.45 WIB saat Korban akan pulang kerumah melintas di Jalan Komplek Pasar Kota Banjarnegara, korban dihentikan AN lalu melakukan tindakan kekerasan kepada korban diikuti oleh tersangka lain hingga korban mengalami luka lebam di bagian wajah, hidung korban mengalami rasa nyeri mengeluarkan darah dan bagian mata sebelah kanan membengkak," bebernya.

Kemudian saat kejadian tersebut, lanjut dia, datang Bmbapaknya menolong korban, kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Islam Banjarnegara untuk mendapatkan perawatan medis.

"Atas kejadian tersebut kemudian korban melaporkan kejadian yang dialaminya di Kantor Sat Reskrim Polres Banjarnegara," ucap dia.

Sementara para tersangka, sambung Wakapolres, ditangkap pada Jumat, 16 Mei 2025 sekira pukul 14.00 Wib di Kantor Polres Banjarnegara setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan.

"Modus operandinya para tersangka melakukan tindakan kekerasan yag dilakukan dimuka umum secara bersama-sama," kata dia.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan pengungkapan ini merupakan bagian dari operasi Kepolisian kewilayahan dengan sandi "Aman Candi-2025 dengan sasaran seperti pemerasan, pungli, pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, penganiayaan tawuran, juru parkir liar, pelaku pemalakan, pemerasan dan lainnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan para saksi, tersangka dan barang bukti yang disita, tersangka dijerat  Pasal 170 KUHP.

"Ancaman hukumannya penjara paling lama 5 tahun 6 bulan," pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

Sat Reskrim Polres Banjarnegara Bersama Tim Satgas Pangan Sidak Pasar Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Banjarnegara – Jelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun baru 2026 tim gabungan Satgas Pangan yang terdiri dari unsur Sat Reskrim Polres Banjarnegara serta unsur Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yakni Disperindagkop UKM, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan turun langsung melakukan sidak pasar guna memastikan ketersediaan bahan pangan dan harga bahan pangan tetap normal, kegiatn di Pasar Induk dan Gudang Topaz Banjarnegara, Selasa (23/12/2025). Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM melalui Kasat Reskrim AKP Sugeng Tugino, SH, MM mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. "Hari ini Sat Reskrim bersama satgas pangan ingin memastikan ketersediaan bahan pangan dan harga bahan pangan tetap normal sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya usai kegiatan. Menurut dia, kegiatan ini bertujuan untuk memantau ketersediaan dan kualitas barang, mengawasi ha...

Cek Harga Beras Dipasaran, Sat Reskrim Lakukan inspeksi mendadak

Banjarnegara – Tim gabungan Satgas Pangan yang dari Bapanas (Badan Pangan Nasional) Pusat, Sat Reskrim Polres Banjarnegara, Sat Reskrim Polres Banjarnegara, Bulog Cabang Banyumas, Bulog Purwanegara, serta unsur Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yakni Disperindagkop UKM, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perdangangan Banjarnegarm turun langsung melakukan sidak guna pengecekan dan sosialisasi terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di sejumlah pasar tradisional, retail modern dan distributor beras di wilayah Banjarnegara, Minggu (15/11/2025). Kegiatan dimulai diantaranya di komplek pasar induk Kabupaten Banjarnegara, Toko Serba Ada Topaz Gayam dan Produsen Beras UD. Sinar Padi di Kecamatan Petambakan. Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM melalui Kasat Reskrim AKP Sugeng Tugino, SH, MM mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. "Hari ini ...

Sat Reskrim Polres Banjarnegara Bersama Tim Satgas Pangan Bergerak Awasi Harga Beras

Banjarnegara – Tim gabungan Satgas Pangan yang dari Bapanas (Badan Pangan Nasional) Pusat, Sat Reskrim Polres Banjar negara, Sat Reskrim Polres Banjarnegara, Bulog Cabang Banyumas, Bulog Purwanegara, serta unsur Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yakni Disperindagkop UKM, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perdangangan Banjarnegarm turun langsung melakukan sidak gunak pengecekan dan sosialisasi terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di sejumlah pasar tradisional, retail modern dan distributor beras di wilayah Banjarnegara, Kamis (13/11/2025). Kegiatan dimulai diantaranya di komplek pasar induk Kabupaten Banjarnegara, Toko Serba Ada Topaz Gayam dan Produsen Beras UD. Sinar Padi di Kecamatan Petambakan. Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM melalui Kasat Reskrim AKP Sugeng Tugino, SH, MM mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. "Hari ini...